ISDN (Integrated Services Digital Network) adalah suatu sistem telekomunikasi di mana layanan antara data, suara, dan gambar diintegrasikan ke dalam suatu jaringan, yang menyediakan konektivitas digital ujung ke ujung untuk menunjang suatu ruang lingkup pelayanan yang luas. Para pemakai ISDN diberikan keuntungan berupa fleksibilitas dan penghematan biaya, karena biaya untuk sistem yang terintegrasi ini akan jauh lebih murah apabila menggunakan sistem yang terpisah. Para pemakai juga memiliki akses standar melalui satu set interface pemakai jaringan multiguna standar. ISDN merupakan sebuah bentuk evolusi telepon local loop yang memepertimbangkan jaringan telepon sebagai jaringan terbesar di dunia telekomunikasi. Di dalam ISDN terdapat dua jenis pelayanan, yaitu:
- Basic Rate Inteface (BRI)
- Primary Rate Interface (PRI)
Sejarah ISDN
Sebelum terciptanya ISDN, ada juga beberapa jaringan konvensional yang digunakan dalam masyarakat, yaitu:
- Jaringan Telepon (PSTN = Public Switched Telephone Network)
- Jaringan komunikasi data (PDN = Public Data Network)
- Jaringan Telex (PSTX)
Jaringan-jaringan konvensional ini digabungkan menjadi jaringan digital yang terintegrasi dengan cara mendigitalisasi jaringan konvensional tersebut, kemudian jaringan-jaringan yang telah memenuhi konsep Integrated Digital Network diintegrasikan sehingga pada akhirnya kita dapat mengintegrasikan semua jaringan konvensional ini menjadi sebuah jaringan terpadu yang memiliki konsep digital sampai ke pengguna akhir.
Melihat langkah-langkah penggabungan diatas, dapat disimpulkan bahwa IDN merupakan asal mula terciptanya ISDN. Awalnya, telepon jaringan menggunakan kawat atau kabel untuk sarana koneksinya. Namun pada permulaan tahun 1960-an, sistem telepon ini mulai dikonversi dari sistem analog menggunakan kabel, ke sambungan paket sistem digital. Asal mula munculnya ISDN pita lebar bermula ketika pembuatan trial broadband rampung pada jaringan lokal Bigfon di Berlin pada tahun 1984 hingga kemudian pada tahun yang sama penggunaaan ISDN mulai disosialisasikan ke masyarakat. Sosialisasi ini dimulai oleh CCITT (sekarang ITU), yaitu sebuah organisasi dibawah naungan PBB yang menangani bidang standarisasi telekomunikasi. Keuntungan ISDN
1. ISDN menawarkan kecepatan dan kualitas tinggi dalam pengiriman data, bahkan 10 kali lebih cepat disbanding PSTN
2. Efisien. Delam satu saluran saja dapat mengirim berbagai jenis layanan (gambar, suara, video) sehingga efisien dalam pemanfaatan waktu
3. Fleksibel. Single interface untuk terminal bervariasi
4. Hemat biaya. Hanya membutuhan satu terminal tunggal untuk audio dan video Model Jaringan
1. Model Konvensional. Pada masa ini, masing-masing sistem jaringan terpisah, sehingga pengguna akan mengakses ke masing-masing jaringan untuk tiap keperluan layanan yang berbeda satu dengan yang lainnya.
2. Model awal ISDN. Pada masa ini, masing-masing jaringan merupakan subnetwork dari ISDN yang dilengkapi dengan sebuah set saluran dan protokol untuk mengakses ke jaringan. Pengguna terdaftar sebangai pelanggan satu jaringan dengan tetap meminta layanan yang berbeda ke sistem yang juga masih berbeda-beda, tetapi telah menggunakan akses yang sama. Hanya sistemnya saja yang masih berbeda.
3. Model jaringan ISDN penuh. Pengguna bisa mengakses ke satu jaringan lewat satu jalur akses yang sama. Sebab sistem ISDN menyediakan dan telah dapat melayani segala jenis pelayanan yang berbeda-beda Komponen ISDN
Sistem ISDN terdiri dari lima buah komponen terminal utama yang bertugas untuk menjalankan proses layanannya, yaitu terminal Equipment, terminal Adapter, Network Termination, Line Termination, dan Local Exchange.
Pelayanan ISDN
Ada beberapa fitur layanan utama yang ditawarkan oleh sistem ISDN. Yaitu:
- Bearer Service.
Bearer Service merupakan layanan awal dan dasar yang diperuntukkan bagi pengguna yang baru bergabung dengan jaringan ISDN. Pengguna baru akan mendapatkan layanan dasar ini begitu mendaftar sebagai pelanggan ISDN. Bearer Service menyediakan layanan transfer mode,transfer rate, dan transfer capability. Layanan ini menunjukkan dan menjelaskan karakteristik jaringan transmisi yang ditawarkan oleh operator penyedia jaringan antara terminal pengguna dan jaringan.
- TeleService
TeleService adalah layanan yang pada dasaranya telah diberikan dari awal oleh jaringan ISDN, namununtuk menggunakannya harus didukung dari peralatan atau terminal pengguna. Jika pengguna masih menggunakan peralatan standar, maka layanan TeleService ini tidak dapat digunakan.
- Supplementary Service
Supplementary Service adalah layanan tambahan yang disediakan oleh jaringan ISDN ke pengguna, namun dalam mengaksesnya, pengguna dibebankan biaya tambahan ketika mengaktifkan layanan ini. Supplementary Service digunakan bersama dengan layanan dasar jaringan ISDN.
Aplikasi yang didukung oleh ISDN
Broadcast-ISDN
Akses Broadcast-ISDN muncul akibat dari usaha Jerman melengkapi perumahan dan perkantoran. Ada dua cara untuk memperbesar kapasitas pengiriman data lewat ISDN. - SDH, yaitu alat untuk beban 150 Mbps dengan pelayanan yang berbeda dari laju data yang bervariasi
- ATM, yaitu pengembangan penyambungan paket yang memakai ukuran paket yang sama yang diesebut dengan istilah sel
Pelayanan Broadcast ISDN hampir mirip dengan pelayanan ISDN, yaitu mempunyai:.
- Bearer Service, yaitu pemberian kanal informasi melalui pita lebar tertentu
- TeleService, yaitu pengembangan dari jenis layanan yang pertama, yang bertumpu pada kemampuan switch dan CPE. TeleService dibagi menjadi dua kelompok besar yaitu Pelayanan Interaktif (mencakup Conversational, Message, dan Retrieval Service), dan Pelayanan Distributif (mencakup distribusi dengan kemampuan kontrol penerimaan dan tanpa kemampuan kontrol penerimaan)
ISDN di Indonesia
Aplikasi layanan ISDN di Indonesia disediakan oleh PT Telkom. ISDN merupakan hasil evolusi dari PSTN. Proses evolusi ini dilakukan dengan pelayanan berbasis PSTN, kemudian berubah ke pelayanan SMDS, sampai akhirnya pelayanan ISDN dan Broadcast-ISDN. Layanan ISDN di Indonesia
- Direct Dialling In. teleponyang tersambung ke jaringan PSTN/ISDN dapat secara langsung memanggil pesawat cabang STLO.
- Call Diversion. Pelanggan yang tidak dapat menerima panggilan dapat mengalihkan panggilannya ke nomor lain atau ke layanan penjawab (answering service)
- Do Not Disturb. Pelanggan yang memang sengaja tidak ingin menerima panggilan untuk suatu periode waktu tertentu dapat mengalihkan panggilannya ke nomor lain.
- PBX Line Hunting Service. Seleksi otomatis dari suatu bundel saluran yang melayani pelanggan ke nomor direktori umum pelanggan tersebut.
- Three Party Service. Pelanggan yang sedang melakukan percakapan telepon dapat menahan percakapannya dan melakukan panggilan dengan pihak ketiga.
- Freephone. Sebuah nomor khusus dapat dialokasikan kepada pelanggan dan beban atas setiap panggilan yang dilakukan kepada nomor ini biayanya dibebankan kepada pelanggan, bukan kepada pihak yang memanggil.
- Speed Dialling. Pelanggan dapat melakukan panggilan hanya dengan memutar suatu kode singkat atas sebuah nomor tertentu yang sudah diset dan tidak perlu memutar seluruh nomor lengkap.
- Call Waiting. Pelanggan yang sedang melakukan percakapan diberikan tanda bahwa ada panggilan masuk lainnya.
- Centrex Service. Layanan ini umunya hanya terdpat pada PABX dengan menggunakan sentral telepon PSTN/IDN yang diperlengkap secara khusus.
- Malicious Call Identification. Pelanggan dapat meminta identifikasi panggilan yang diterimanya.
Telepon merupakan alat komunikasi yang digunakan untuk menyampaikan pesan suara (terutama pesan yang berbentuk percakapan). Kebanyakan telepon beroperasi dengan menggunakan transmisi sinyal listrik dalam jaringan telepon sehingga memungkinkan pengguna telepon untuk berkomunikasi dengan pengguna lainnya.
Prinsip dasar telepon
Ketika gagang telepon diangkat, posisi telepon disebut off hook. Lalu sirkuit terbagi menjadi dua jalur di mana bagian positifnya akan berfungsi sebagai Tip yang menunjukkan angka nol sedangkan pada bagian negatif akan berfungsi sebagai Ring yang menunjukkan angka -48V DC. Kedua jalur ini yang nantinya akan memproses pesan dari sender untuk sampai ke receiver. Agar dapat menghasilkan suara pada telepon, sinyal elektrik ditransmisikan melalui kabel telepon yang kemudian diubah menjadi sinyal yang dapat didengar oleh telepon receiver. Untuk teknologi analog, transmisi sinyal analog yang dikirimkan dari central office (CO) akan diubah menjadi transmisi digital. Angka-angka sebagai nomer telepon merupakan penggabungan antara nada-nada dan frekuensi tertentu yang kemudian dinamakan Dual-tone multi-frequency DTMF dan memiliki satuan Hertz. Hubungan utama yang ada dalam sirkuit akan menjadi on hook ketika dibuka, lalu akan muncul getaran. Bunyi yang muncul di telepon penerima menandakan telepon telah siap digunakan. Sejarah telepon
Perkembangan awal
- 1871, Antonio Meucci mematenkan penemuannya yang disebut sound Telegraph. Penemuannya ini memungkinkan adanya komunikasi dalam bentuk suara antara dua orang dengan menggunakan perantara kabel.
- 1875, perusahaan telekomunikasi The Bell mendapatkan hak paten atas penemuan Meucci yang disebut transmitters and Receivers for Electric Telegraphs. Sistem ini menggunakan getaran multiple baja untuk memberikan jeda pada sirkuit.
- 1876, perusahaan Bell mematenkan Improvement in Telegraphy. Sistem ini memberikan metode untuk mentransmisikan suara secara telegraf.
- 1877, The Charles Williams Shop merupakan tempat dimana telepon pertama kali dibuat dengan pengawasan Watson, yang selanjutnya menjadi departemen riset dan pengembangan dari perusahaan telekomunikasi tersebut. Alexander Graham Bell terus memantau produktivitas perusahaan tersebut sehingga pada akhir tahun sebanyak tiga ratus telepon dapat digunakan. Perusahaan Bell juga telah mematenkan telepon electro-magnetic yang menggunakan magnet permanen, diafragma besi, dan dering panggilan.
- 1878, papan pengganti secara manual ditemukan sehingga memungkinkan banyak telepon terhubung melalui sebuah saluran pertukaran. dibawah kepemimpinan Theodore N. Vail, perusahaan Bell mempunyai 10.000 telepon yang dapat digunakan.
- 1880, sirkuit metalic pertama dipasang. Sirkuit ini merupakan perbaharuan dari sirkuit one-wire menjadi two-wire. Perbaharuan ini membantu mengurangi gangguan yang seringkali dirasakan dengan penggunaan jalur one-wire.
- 1891, telepon dengan nomor dial pertama kali digunakan. Telepon akan bekerja secara otomatis menghubungkan penelepon ke operator dengan cara menekan nomor dial berdasarkan instruksi.
- 1915, telepon dengan sistem wireless pertama kali digunakan. Sistem ini memudahkan pengguna telepon untuk saling berhubungan lintas negara.
Awal telepon sebagai alat komersial
- 1940, telepon mobile pertama kali digunakan secara komersial. Inovasi ini sebelumnya digunakan sebagai alat bantu perang untuk membidik tembakan dan meningkatkan kualitas radar. Selesai perang, ratusan telepon dipasang dengan menggunakan sistem ini. Microwave radio dipasang untuk hubungan jarak jauh.
- 1959, telepon Princess pertama kali diperkenalkan
- 1963, telepon dengan tombol bersuara diluncurkan
- 1971, perusahaan telekomunikasi mandiri diizinkan untuk mengemangkan sistem komunikasi yang dikembangkan untuk bisnis. Berjuta-juta saluran telepon telah digunakan masyarakat.
- 1983, Judge Harold Greene dengan sukses mengungguli perusahaan Bell yang sebelumnya telah dicabut hak monopolinya.
- 1899, AT&T atau The American Telephone and Telegraph Company telah mandapatkan asset dan mendapatkan hak paten dari perusahaan American Bell. AT&T didirikan tahun 1885 sebagai pemilik keseluruhan subsidi dari American Bell yang bertugas mendirikan dan mengoperasikan jaringan telepon jarak jauh.
- 1913, amplifirers elektric pertama kali dipraktekkan oleh AT&T. sistem ini memungkinkan adanya hubungan telepon antar-benua.
- 1927, AT&T memulai proyek layanan telepon lintas-atlantik di London dengan menggunakan dua jalur radio. Namun proyek ini masih jauh dari ideal karena banyak terjadi gangguan dalam radio, memiliki kapasitas yang kecil, dan biaya teleponnya yang mahal. Kemudian proyek ini dipindahkan menjadi lintas-pasifik pada tahun 1964.
- 1969, pengguna telepon di Amerika telah mencapai 90%. AT&T menjadi laboratorium sistem telepon paling baik di dunia.
- 1990, pertumbuhan komputer yang kemudian disusul dengan munculnya internet membuat pola pengiriman pesan bergeser dari percakapan menjadi pengiriman data.
Telepon digital
Public Switched Telephone Network (PSTN) dilakukan berdasarkan hubungan langsung antara sender dengan receiver yang harus menggunakan kabel tembaga, serat optic, satellite, fixed wireless, dan mobile wireless circuit. Penggunaan jaringan tersebut melibatkan komponen dasar yaitu telepon, network access, central office (CO), trunks and special circuit, dan customer premise equipment (CPE).perkembangan PSTN sebagai sistem telepon digital telah meningkatkan kapasitas dan kalitas jaringanya sehingga memungkinkan untuk menggunakan beberapa saluran komunikasi dalam sebuah medium pertukaran.
Facsimile
Sebuah faksimili (dari simile faktor bahasa Latin, "membuat sama") adalah salinan atau reproduksi dari sebuah buku tua, manuskrip, peta, cetak seni, atau barang lain dengan nilai sejarah yang benar adalah sebagai sumber asli mungkin. Ini berbeda dari bentuk-bentuk reproduksi dengan mencoba untuk meniru sumber seakurat mungkin dalam hal kondisi, skala, warna, dan kualitas bahan lainnya. Untuk buku dan manuskrip, ini juga memerlukan salinan lengkap dari semua halaman, maka salinan lengkap adalah "faksimili parsial". Fax yang digunakan, misalnya, oleh para ahli untuk penelitian sumber yang mereka tidak memiliki akses ke sebaliknya dan oleh museum-museum dan arsip untuk museum dan media pelestarian. Banyak dijual secara komersial, [1] sering disertai dengan volume komentar. Mereka mungkin diproduksi dalam edisi terbatas, biasanya dari 500-2,000 eksemplar, dan biaya setara dengan beberapa ribu dolar Amerika Serikat.
faksimil di era reproduksi mekanis
Kemajuan dalam seni faksimili terkait erat dengan kemajuan dalam seni grafis. Peta, misalnya, adalah fokus eksplorasi awal dalam membuat fax, meskipun contoh-contoh ini sering kekurangan kekakuan ke sumber asli yang sekarang diharapkan [2] Sebuah contoh awal menjadi Abraham Ortelius peta (1598).. [2] Inovasi selama abad ke-18, terutama di alam litografi dan aquatint melihat ledakan jumlah faksimil setelah gambar master tua yang dapat dipelajari dari jauh. [3]
Faksimili dari naskah asli Edgar Allan Poe Pembunuhan di The Rue Morgue
Pada saat ini, faksimil umumnya dibuat dengan menggunakan beberapa bentuk teknik fotografi. Untuk dokumen, faksimili paling sering merujuk ke dokumen reproduksi dengan mesin fotokopi di zaman modern. Di masa lalu suatu teknik seperti fotostat, hektograf, atau litograf mungkin telah digunakan untuk menciptakan faksimili. Dan dalam era digital, scanner gambar, sebuah komputer pribadi, dan printer desktop dapat digunakan untuk membuat faksimili.
faksimil dan konservasi
Manuskrip penting seperti Les Très Riches heures du duc de Berry tidak hanya pada layar untuk publik sebagai fax, tapi sekarang bahkan sarjana [4] hanya dapat berkonsultasi dengan salinan berkualitas tinggi [5] Namun., Seperti proses buku reproduksi normal, faksimil tetap lebih benar dengan aslinya warna-yang terutama penting untuk menerangi naskah-serta cacat [6].
Faksimil yang paling cocok untuk dokumen dicetak atau tulisan tangan, dan tidak untuk barang-barang seperti tiga dimensi obyek atau lukisan minyak dengan tekstur permukaan yang unik [7] Reproduksi benda-benda yang terakhir. Yang sering disebut sebagai replika.
FIBER OPTIC
Komunikasi serat optik adalah metode transmisi informasi dari satu tempat ke tempat lain dengan mengirimkan pulsa cahaya melalui serat optik. Cahaya membentuk gelombang pembawa elektromagnetik yang dimodulasi untuk membawa informasi. Pertama kali dikembangkan pada 1970-an, serat optik sistem komunikasi telah merevolusi industri telekomunikasi dan telah memainkan peran utama dalam munculnya Era Informasi. Karena keuntungan atas transmisi listrik, serat optik sebagian besar telah digantikan komunikasi kawat tembaga dalam jaringan inti dalam negara maju.
Proses berkomunikasi menggunakan serat optik meliputi langkah-langkah dasar berikut: Menciptakan sinyal optik yang melibatkan penggunaan menyampaikan, pemancar sinyal sepanjang serat, memastikan bahwa sinyal tidak menjadi terlalu terdistorsi atau lemah, menerima sinyal optik, dan mengubahnya menjadi sinyal listrik.
Komunikasi serat optik adalah metode transmisi informasi dari satu tempat ke tempat lain dengan mengirimkan pulsa cahaya melalui serat optik. Cahaya membentuk gelombang pembawa elektromagnetik yang dimodulasi untuk membawa informasi. Pertama kali dikembangkan pada 1970-an, serat optik sistem komunikasi telah merevolusi industri telekomunikasi dan telah memainkan peran utama dalam munculnya Era Informasi. Karena keuntungan atas transmisi listrik, serat optik sebagian besar telah digantikan komunikasi kawat tembaga dalam jaringan inti dalam negara maju.
Proses berkomunikasi menggunakan serat optik meliputi langkah-langkah dasar berikut: Menciptakan sinyal optik yang melibatkan penggunaan menyampaikan, pemancar sinyal sepanjang serat, memastikan bahwa sinyal tidak menjadi terlalu terdistorsi atau lemah, menerima sinyal optik, dan mengubahnya menjadi sinyal listrik.
Aplikasi
Serat optik digunakan oleh banyak perusahaan telekomunikasi untuk mengirimkan sinyal telepon, komunikasi internet, dan sinyal televisi kabel. Karena redaman jauh lebih rendah dan gangguan, serat optik memiliki kelebihan besar di atas kawat tembaga yang ada dalam aplikasi jarak jauh dan permintaan tinggi. Namun, pembangunan infrastruktur di dalam kota relatif sulit dan memakan waktu, dan sistem serat optik yang rumit dan mahal untuk menginstal dan beroperasi. Karena kesulitan ini, serat optik sistem komunikasi telah terutama yang telah dipasang di jarak jauh aplikasi, di mana mereka dapat digunakan untuk kapasitas transmisi penuh mereka, mengimbangi peningkatan biaya. Sejak tahun 2000, harga untuk komunikasi serat optik telah turun jauh. Harga untuk menggelar serat ke rumah saat ini telah menjadi lebih hemat biaya daripada menggelar jaringan berbasis tembaga. Harga telah turun menjadi $ 850 per pelanggan [rujukan?] Di Amerika Serikat dan lebih rendah di negara-negara seperti Belanda, dimana biaya menggali rendah.
Sejak tahun 1990, ketika optik-amplifikasi sistem menjadi tersedia secara komersial, industri telekomunikasi telah meletakkan jaringan yang luas dari antarkota dan jalur komunikasi serat melintasi samudra. Pada tahun 2002, jaringan antarbenua dari 250.000 km kabel komunikasi bawah laut dengan kapasitas 2,56 Tb / s selesai, dan meskipun kapasitas jaringan tertentu merupakan informasi yang istimewa, laporan investasi telekomunikasi menunjukkan bahwa kapasitas jaringan telah meningkat secara dramatis sejak 2004.
Sejarah
Pada tahun 1880 Alexander Graham Bell dan asistennya Charles Sumner Tainter menciptakan pendahulu yang sangat dini untuk komunikasi serat optik, Fotofon, pada baru didirikan Bell Laboratorium Volta di Washington, DC Bell menganggap penemuan yang paling penting. Perangkat ini memungkinkan untuk transmisi suara pada balok cahaya. Pada tanggal 3 Juni 1880, Bell dilakukan transmisi telepon nirkabel pertama di dunia di antara dua bangunan, beberapa 213 meter terpisah. [1] [2] Karena penggunaan suatu media transmisi atmosfer, Fotofon tidak akan membuktikan praktis sampai kemajuan dalam laser dan teknologi serat optik mengizinkan transportasi yang aman cahaya. Penggunaan pertama praktis Fotofon datang dalam sistem komunikasi militer beberapa dekade kemudian.
Pada tahun 1966 Charles K. Kao dan George Hockham diusulkan serat optik di STC Laboratorium (STL) di Harlow, Inggris, ketika mereka menunjukkan bahwa kerugian dari 1000 dB / km di kaca yang ada (dibandingkan dengan 5-10 dB / km pada kabel koaksial) adalah karena kontaminan, yang berpotensi bisa dihapus.
Serat optik telah berhasil dikembangkan pada tahun 1970 oleh Corning Glass Works, dengan pelemahan cukup rendah untuk tujuan komunikasi (sekitar 20dB/km), dan pada saat yang sama laser semikonduktor GaAs dikembangkan yang kompak dan karena itu cocok untuk transmisi cahaya melalui kabel serat optik untuk jarak panjang.
Setelah periode penelitian mulai dari 1975, komersial pertama serat optik sistem komunikasi dikembangkan, yang beroperasi pada panjang gelombang sekitar 0,8 pM dan digunakan laser semikonduktor GaAs. Sistem generasi pertama beroperasi pada bit rate 45 Mbps dengan jarak repeater hingga 10 km. Segera pada tanggal 22 April 1977, Telepon Umum dan Elektronika mengirimkan lalu lintas telepon live pertama melalui serat optik pada throughput 6 Mbit / s di Long Beach, California.
Generasi kedua dari komunikasi serat optik dikembangkan untuk penggunaan komersial pada awal tahun 1980, dioperasikan pada 1,3 pM, dan digunakan laser semikonduktor InGaAsP. Sistem ini awal awalnya dibatasi oleh dispersi serat mode multi, dan di tahun 1981 serat single-mode diturunkan untuk lebih meningkatkan kinerja sistem, bagaimanapun praktis konektor mampu bekerja dengan serat mode tunggal terbukti sulit untuk berkembang. Pada tahun 1987, sistem ini beroperasi pada laju bit hingga 1,7 Gb / s dengan jarak repeater hingga 50 km.
Transatlantik pertama kabel telepon menggunakan serat optik adalah TAT-8, didasarkan pada teknologi laser amplifikasi Desurvire dioptimalkan. Ini pergi ke operasi pada tahun 1988.
Generasi ketiga sistem serat optik dioperasikan pada 1,55 pM dan telah kerugian sekitar 0,2 dB / km. Mereka mencapai ini meskipun kesulitan sebelumnya dengan pulsa-menyebar dengan panjang gelombang laser menggunakan InGaAsP semikonduktor konvensional. Para ilmuwan mengatasi kesulitan ini dengan menggunakan dispersi serat-bergeser dispersi dirancang untuk memiliki minimal pada 1,55 pM atau dengan membatasi spektrum laser untuk mode membujur tunggal. Perkembangan ini akhirnya diizinkan generasi ketiga sistem untuk beroperasi secara komersial pada 2,5 Gb / s dengan jarak repeater dalam lebih dari 100 km.
Generasi keempat dari serat optik digunakan sistem komunikasi optik untuk amplifikasi mengurangi kebutuhan untuk repeater dan panjang gelombang-division multiplexing untuk meningkatkan kapasitas data. Kedua perbaikan menyebabkan sebuah revolusi yang mengakibatkan dua kali lipat dari kapasitas sistem setiap 6 bulan mulai tahun 1992 sampai bit rate 10 Tb / s dicapai pada tahun 2001. Pada tahun 2006 sedikit-tingkat 14 Tbit / s itu mencapai lebih dari 160 km garis tunggal dengan menggunakan amplifier optik. [3]
Fokus pembangunan untuk generasi kelima komunikasi serat optik adalah pada perluasan rentang panjang gelombang di mana sebuah sistem WDM dapat beroperasi. Jendela panjang gelombang konvensional, yang dikenal sebagai band C, mencakup rentang panjang gelombang 1,53-1,57 m, dan serat kering memiliki jendela yang rendah-rugi menjanjikan perpanjangan rentang itu dengan 1,30-1,65 pM. Perkembangan lain meliputi konsep ", soliton optik" pulsa yang melestarikan bentuk mereka dengan menangkal efek dari dispersi dengan efek nonlinier dari serat dengan menggunakan pulsa dari bentuk tertentu.
Pada akhir 1990-an hingga tahun 2000, industri promotor, dan perusahaan riset seperti KMI, dan RHK diprediksi peningkatan besar dalam permintaan bandwidth komunikasi karena meningkatnya penggunaan Internet, dan komersialisasi berbagai bandwidth-intensif layanan konsumen, seperti video on demand . Protokol Internet lalu lintas data meningkat secara eksponensial, pada tingkat yang lebih cepat daripada kompleksitas sirkuit terpadu telah meningkat di bawah Hukum Moore. Dari patung gelembung dot-com sampai 2006, bagaimanapun, tren utama dalam industri telah konsolidasi perusahaan dan offshoring manufaktur untuk mengurangi biaya. Perusahaan seperti Verizon dan AT & T telah mengambil keuntungan dari komunikasi serat optik untuk memberikan berbagai tinggi-throughput data dan layanan broadband ke rumah konsumen.
Teknologi
Modern serat optik sistem komunikasi umumnya meliputi sebuah pemancar optik untuk mengkonversi sinyal listrik menjadi sinyal optik untuk mengirim ke dalam serat optik, kabel berisi bundel dari serat optik ganda yang disalurkan melalui saluran bawah tanah dan bangunan, beberapa jenis amplifier, dan penerima optik untuk memulihkan sinyal seperti sinyal listrik. Informasi yang ditransmisikan adalah biasanya informasi digital yang dihasilkan oleh komputer, sistem telepon, dan perusahaan kabel televisi.
Pemancar
Sebuah modul GBIC (ditampilkan di sini dengan sampulnya dihapus), adalah sebuah transceiver optik dan listrik. Konektor listrik di kanan atas, dan konektor optik berada di kiri bawah
Pemancar optik yang paling sering digunakan adalah semikonduktor perangkat seperti dioda pemancar cahaya (LED) dan dioda laser. Perbedaan antara LED dan dioda laser adalah bahwa LED menghasilkan cahaya koheren, sedangkan dioda laser menghasilkan cahaya yang koheren. Untuk digunakan dalam komunikasi optik, pemancar optik semikonduktor harus dirancang untuk menjadi kompak, efisien, dan dapat diandalkan, sementara beroperasi di rentang panjang gelombang yang optimal, dan langsung dimodulasi pada frekuensi tinggi.
Dalam bentuk yang paling sederhana, sebuah LED adalah maju-bias pn junction, memancarkan cahaya melalui emisi spontan, fenomena yang disebut sebagai electroluminescence. Cahaya yang dipancarkan inkoheren dengan lebar spektral relatif luas 30-60 nm. Transmisi cahaya LED juga tidak efisien, dengan hanya sekitar 1% dari daya masukan, atau sekitar 100 microwatts, akhirnya diubah menjadi tenaga diluncurkan yang telah digabungkan ke dalam serat optik. Namun, karena desain mereka relatif sederhana, LED sangat berguna untuk aplikasi biaya rendah.
Komunikasi LED yang paling sering dibuat dari gallium arsenide fosfida (GaAsP) atau gallium arsenide (GaAs). Karena GaAsP LED beroperasi pada panjang gelombang lebih panjang dari GaAs LED (1,3 mikrometer vs 0,81-0,87 mikrometer), spektrum output mereka lebih lebar dengan faktor sekitar 1,7. Lebar spektrum besar dari LED menyebabkan dispersi serat yang lebih tinggi, jauh sedikit mereka membatasi tingkat jarak jauh produk (ukuran umum kegunaan). LED yang cocok terutama untuk local-area-aplikasi jaringan dengan tingkat sedikit 10-100 Mbit / s dan jarak transmisi beberapa kilometer. LED juga telah dikembangkan yang menggunakan beberapa sumur kuantum untuk memancarkan cahaya pada panjang gelombang yang berbeda atas spektrum yang luas, dan saat ini digunakan untuk lokal area jaringan WDM.
Hari ini, LED telah banyak digantikan oleh VCSEL (Cavity Surface Emitting Laser Vertikal) perangkat, yang menawarkan peningkatan kecepatan, kekuatan dan sifat spektral, dengan biaya yang sama. Umum VCSEL perangkat pasangan baik untuk serat mode multi.
Sebuah laser semikonduktor memancarkan cahaya melalui emisi terstimulasi daripada emisi spontan, yang menghasilkan daya output tinggi (~ 100 mW) serta manfaat lain yang berkaitan dengan sifat cahaya yang koheren. Output dari laser relatif arah, memungkinkan efisiensi kopling tinggi (~ 50%) menjadi satu-mode serat. Lebar spektral sempit juga memungkinkan untuk bit rate yang tinggi karena mengurangi efek dispersi kromatis. Selanjutnya, laser semikonduktor dapat dimodulasi secara langsung pada frekuensi tinggi karena rekombinasi waktu singkat.
Leased line adalah saluran koneksi telepon permanen antara dua titik yang disediakan oleh perusahaan telekomunikasi publik. Umumnya, leased line digunakan ketika terdapat kebutuhan komunikasi data jarak jauh yang harus dilakukan secara terus-menerus. Leased line memiliki beberapa tingkatan tarif yang bergantung kepada lebar jalur data (Bandwidth) yang mampu dikirimkan melalui leased line tersebut.
Jaringan Nirlakabel atau dikenal dengan nama Wireless, merupakan salah satu media transmisi yang menggunakan gelombang radio sebagai media transmisinya. Data-data digital yang dikirim melalui wireless akan dimodulasikan ke dalam gelombang elektromagnetik tersebut. Teknologi wireless jarak jauh, sangat berpotensi untuk diterapkan pada daerah pedesaan/pedalaman. Ciri utama dari teknologi jenis ini adalah biaya pembangunannya yang rendah, kemudahan pambangunan, dan kemampuannya untuk menjangkau wilayah geografis yang luas. Wireless Fidelity (Wi-Fi) adalah nama yang diberikan oleh Wi-Fi Alliance untuk mendeskripsikan produk wireless local area network (WLAN) yang berdasarkan standar Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE) 802.11. Tidak seperti jaringan kabel, jaringan wireless memiliki dua mode yang dapat digunakan : infastruktur dan Ad-Hoc. Konfigurasi infrastruktur adalah komunikasi antar masing-masing PC melalui sebuah access point pada WLAN atau LAN. Komunikasi Ad-Hoc adalah komunikasi secara langsung antara masing-masing komputer dengan menggunakan piranti wireless. Penggunaan kedua mode ini tergantung dari kebutuhan untuk berbagi data atau kebutuhan yang lain dengan jaringan berkabel.
Uniknya, Sinyal pada media transmisi wireless ini terputus-putus (intermittence) yang disebabkan oleh adanya benda antara pengirim dan penerima sehingga sinyal terhalang dan tidak sampai pada penerima (gejala ini sangat terasa pada komunikasi wireless dengan IR). Media transmisi wireless mengalami gejala yang disebut multipath (propagasi radio dari pengirim ke penerima melalui banyak jalur yang LoS dan yang tidak LOS/NLoS). Sinyal pada media radio sangat komplek untuk dipresentasikan kerena sinyalnya menggunakan bilangan imajiner, memiliki pola radiasi dan memiliki polarisasi(menyebar). Wireless Bersifat broadcast karena pola radiasinya yang memancar ke segala arah, sehingga semua terminal dapat menerima sinyal dari pengirim.
Media transmisi wireless memiliki keunggulan dan kelemahan, diantaranya sebagai berikut. Adapun keunggulan dari media transmisi wireless :
- Biaya pemeliharannya murah (hanya mencakup stasiun sel bukan seperti pada jaringan kabel yang mencakup keseluruhan kabel).
- Infrastrukturnya berdimensi kecil, pembangunannya cepat, mudah dikembangkan (misalnya dengan konsep mikrosel dan teknik frequency reuse).
- Mudah & murah untuk direlokasi dan mendukung portabelitas.
- Koneksi Internet akses 24 jam, aksesnya yang cepat, dan bebas pulsa telpon.
Sedangkan kelemahan yang terletak pada media transmisi wireless :
- Biaya peralatan mahal (kelemahan ini dapat dihilangkan dengan mengembangkan dan memproduksi teknologi komponen elektronika sehingga dapat menekan biaya jaringan).
- Delay yang besar, adanya masalah propagasi radio seperti terhalang, terpantul dan banyak sumber interferensi (kelemahan ini dapat diatasi dengan teknik modulasi, teknik antena diversity, teknik spread spectrum dll).
- Kapasitas jaringan menghadapi keterbatas spektrum (pita frekuensi tidak dapat diperlebar tetapi dapat dimanfaatkan dengan efisien dengan bantuan bermacam-macam teknik seperti spread spectrum/DS-CDMA).
- Keamanan data (kerahasian) kurang terjamin (kelemahan ini dapat diatasi misalnya dengan teknik spread spectrum) [1,7 dan 9].
Teknologi wireless memiliki fleksibelitas, mendukung mobilitas, memiliki teknik frequency reuse, selular dan handover, menawarkan efisiensi dalam waktu (penginstalan) dan biaya (pemeliharaan dan penginstalan ulang di tempat lain), mengurangi pemakaian kabel dan penambahan jumlah pengguna dapat dilakukan dengan mudah dan cepat.
Instalasi Internet WLAN di Windows Untuk Operasi 24 jam
Bagi para penggemar Internet, biaya telekomunikasi merupakan salah satu kendala yang paling dominan. Wireless Internet merupakan salah satu solusi paling mujarab untuk mengatasi kendala infrastruktur telekomunikasi yang mahal. Sebagai gambaran perbandingan biaya operasional Internet menggunakan Wireless LAN (WLAN) di bandingkan menggunakan telepon adalah sbb. - Internet melalui telepon dengan kecepatan rata-rata 33.6Kbps, anda membutuhkan modem telepon sekitar Rp. 400-800.000-an, pulsa telkom per bulan antara Rp. 250-1 juta / bulan, iuran ke ISP Rp. 40-500.000 / bulan . Jadi total iuran (telkom & ISP) sekitar Rp. 300-1.5 juta / bulan.
- Internet melalui WLAN dengan kecepatan rata-rata 5Mbps, anda membutuhkan card WLAN sekitar Rp. 900-1.8 juta / buah (semakin hari semakin murah harganya). Antenna sekitar Rp. 750-1 juta-an. Dan berbagai hal-nya sekitar Rp. 3 juta-an tambahan di luar komputer. Iuran ke ISP tergantung bandwidth yang anda konsumsi, untuk kelas WARNET sekitar Rp. 2-3 juta / bulan, untuk kelas rumahan sekitar Rp. 300.000 / bulan (di Jakarta). Di Jakarta pada hari ini telah beroperasi beberapa rekan yang menyelenggarakan servis WLAN ke perumahan, untuk operasional 24 jam dengan biaya Rp. 300.000-an / bulan.
Yang menarik untuk di bandingkan, kecepatan WLAN jauh lebih cepat daripada telepon, memang investasi awalnya sekitar 3-4 kali lebih mahal daripada modem telepon. Gilanya, biaya operasional bulannya untuk operasi 24 jam / hari bukan main rendahnya sekitar Rp. 300.000 / bulan untuk pengguna rumahan. Di bandingkan telepon untuk operasional 24 jam membutuhkan biaya pulsa lokal sekitar Rp. 2-3 juta / bulan.
Pertanyaan selanjutnya, seberapa sulitkah untuk menginstall peralatan WLAN di komputer Windows? Jawaban singkat-nya adalah amat sangat mudah sekali.
Kebetulan saya sempat memasang WLAN merek Samsung MagicLAN SWL-2000P di komputer tua saya berupa pentium 166MHz, dengan memory 64Mbyte. Secara umum card WLAN ada dua jenis, yang pertama berupa card PCMCIA seperti yang digunakan di notebook; yang kedua berupa card PCI seperti umumnya LAN card. Hanya saja connector-nya tidak ke LAN akan tetapi ke antenna. Pada kesempatan ini saya menggunakan card PCI (bukan PCMCIA) Samsung MagicLAN SWL-2000P.
Pada tahapan persiapan, kita perlu menyiapkan:
- PC dengan sistem operasi Windows98.
- Card WLAN, pada hari ini sudah mulai banyak vendor yang menjajakan card WLAN di Indonesia.
- Antenna WLAN yang diarahkan ke ISP. Bagi anda yang ingin mencoba membuat sendiri antenna WLAN di 2.4GHz dari pralon, kaleng bekas dll.
- Kabel coax yang menghubungkan antenna ke card WLAN. Biasanya ada kabel khusus yang agak kecil, istilah rekan-rekan namanya pigtail untuk menghubungkan kabel besar ke antenna dengan konektor di card WLAN yang kecil.
Bagian yang agak membuat pusing kepala adalah bagian menset antenna agar bisa tersambung ke ISP. Sebaiknya hal ini dibantu oleh orang yang ahli dari ISP atau teman-teman WARNET yang tersambung menggunakan WLAN.
Setelah semua peralatan siap, langkah selanjutnya adalah menginstall driver WLAN di PC Windows agar dapat mengenali card WLAN PCI. Langkah yang diharus diakukan sangat sederhana sekali ternyata & hanya membutuhkan waktu sekitar 15-30 menit untuk menyelesaikan semua proses, yaitu:
- Jangan masukan card WLAN ke slot di PC.
- Boot komputer agar masuk ke Windows.
- Masukan CD MagicLAN yang tersedia bersama WLAN SWL-2000P.
- Pilih (I accept) bahwa anda menyetujui lisensi software-nya.
- Pilih untuk menginstall software WLAN SWL-2000P. Tunggu sebentar agar software WLAN SWL-2000P telah terinstall dengan baik.
- Shutdown komputer.
Setelah software ter install, selanjutnya instalasi card WLAN SWL-2000P ke PC:
- Masukan card WLAN SWL-2000P ke slot PCI yang masih kosong.
- Sambungkan antenna ke card. Jangan nyalakan komputer sebelum antenna terpasang.
- Boot ulang komputer, dan biarkan komputer mendeteksi card WLAN PCI yang baru saja terpasang.
Pada saat anda mencapai titik ini maka komputer anda telah mengenali card WLAN. Kita tinggal menset TCP/IP-nya agar dapat beroperasi dengan baik. Setting TCP/IP dilakukan melalui Start ? Settings ? Control Panel ? Network. Kita cukup meng-klik properties dari TCP/IP, dan menset IP address card, gateway & DNS server-nya. Biasanya PC akan booting ulang setelah di set TCP/IP-nya.
Setelah semua proses di atas selesai, maka PC anda sudah siap untuk beroperasi 24 jam ke Internet menggunakan Wireless LAN. Anda dapat melakukan browsing menggunakan Internet Explorer seperti biasa & membaca e-mail menggunakan Ms Outlook Express seperti biasa.
Jika anda cukup kreatif, sambungan WLAN yang sudah terbentuk dapat di sambungkan ke beberapa komputer di rumah & juga ke tetangga dengan menambahkan peralatan LAN & software proxy seperti Wingate / Winroute di PC anda. Terus terang, kemungkinan besar bagian yang paling sulit untuk orang awam adalah keberanian untuk membongkar casing PC & memasang card WLAN. Sisanya biasa-biasa saja.